Seperti diketahui, Okto Maniani mangkir dalam suatu sesi latihan pagi timnas Pra Olimpiade Indonesia. Menurut penjelasan pelatih timnas Indonesia Alfred Riedl kala itu, Okto sempat mengikuti acara makan pagi bersama. Namun setelah itu, pemain klub Sriwijaya FC itu tiba-tiba menghilang begitu saja dan tidak bisa dihubungi.
Kejadian tersebut mirip dengan tindakan indisipliner yang dilakukan rekannya Titus Bonai. Bomber berdarah Papua itu juga sempat terlihat bersama rekan-rekannya pada saat makan malam bersama. Namun, dia tiba-tiba menghilang keesokan paginya dan tidak bisa dihubungi.
Kejadian itu membuat pelatih kepala timnas Indonesia Alfred Riedl berang. Pelatih berkebangsaan Austria itu kemudian memutuskan untuk mencoret keduanya dari skuad timnas Pra Olimpiade dan SEA Games.
Hal itu tak pelak mengundang komentar kapten timnas Indonesia Firman Utina. Pemain asal klub Sriwijaya itu sangat menyayangkan tindakan yang dilakukan kedua pemain muda itu.
“Saya rasa mereka hanya emosi sesaat saja. Kalau saya ada di situ, saya akan merangkul dan memberikan nasihat kepada mereka. Saya akan bilang timnas adalah tujuan akhir kita sebagai pemain sepakbola dan hanya inilah yang bisa membuat kita terus dikenang,” ucapnya di sela-sela acara peluncuran produk, Senin (21/3/2011) WIB.
Pemain berusia 29 tahun itu juga menambahkan masih ada cara yang bisa ditempuh kedua pemain muda tersebut agar kembali dipanggil untuk memperkuat timnas Indonesia.
Free Template Blogger collection template Hot Deals SEO








0 komentar:
Posting Komentar